Raja Ardin Ujung, Tomas Dairi Kecam Aksi Anarkis oleh Pendemo

0
301

SIDIKALANG, DaiRIposToday.com – Tindakan anarkis yang dilakukan oleh massa aksi pendemo yang digelar pada Selasa (20/04/2021) di depan gedung pemerintahan Kabupaten Dairi oleh massa yang tergabung dalam Petani Marhaen daerah Parbuluan dan Sumbul menjadi perhatian sejumlah tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Dairi.  Perhatian ini merupakan bentuk keprihatinan para tokoh masyarakat Dairi atas tindakan anarkis yang semestinya tidak terjadi di wilayah Kabupaten Dairi terlebih dilakukan saat menyampaikan aspirasinya.

Salah satu tokoh masyarakat Dairi, Raja Ardin Ujung menyampaikan aksi unjuk rasa oleh masyarakat adalah hal yang wajar dalam dunia demokrasi untuk menyampaikan aspirasi bahkan dilindungi oleh undang-undang. Namun, jika dilakukan dengan tindakan anarkis, tentu ini malah melanggar undang-undang itu sendiri.

Menurutnya, tindakan anarkis adalah tindakan yang tidak terpuji, karena hanya akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat lainnya. Termasuk yang dilakukan oleh pendemo yang merusak dan merobohkan pagar gedung pemerintahan saat menyampaikan aspirasi pada Selasa (20/04/2021) kemarin, bahkan hingga terjadinya penganiayaan kepada petugas Satpol PP.

“Kita mengecam setiap aksi anarkis yang terjadi di Dairi. Karena Dairi ini rumah bersama,” terangnya.

dalam kesempatan itu, Raja Ardin Ujung juga memberikan apresiasi atas tindakan dari Anggota Satpol PP Pemkab Dairi yang merupakan korban penganiayaan oleh peserta aksi yang anarkis yang terjadi kemarin. Serta mengapresiasi pengaduan dari pegawai Pemkab Dairi atas robohnya tembok pagar yang dirusak oleh massa aksi yang anarkis.

“Sebagai negara hukum, ini merupakan langkah yang tepat. Kehadiran pihak Kepolisian dalam peristiwa ini akan memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi warga Dairi. Tindakan kepolisian terhadap pelaku akan memberikan efek kedepannya agar tidak terjadi lagi hal yang sama di kemudian hari. Kita semua harus bersama-sama menjaga ketentraman di daerah yang kita cintai ini, tanpa tindakan anarkis,” ujarnya.

Leave a reply