Pemkab Launching Transaksi Non-Tunai QRIS di Pusat Pasar

0
49

SIDIKALANG – Menyambut HUT Kabupaten Dairi ke-73 Tahun, Bupati Dairi, Dr. Eddy Kelleng Ate Berutu bersama-sama dengan PD. Pasar Sidikalang dan pedagang pasar Sidikalang menggelar acara Launching Penggunaan Aplikasi QRIS dan Web Pasar, Rabu (30/9/2020) di pusat pasar Sidikalang, Dairi. Launching tersebut juga dihadiri oleh Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Andi S Wijayana, Pimpinan Cabang BRI Sidikalang, Agung Prasetyo, dan para pimpinan OPD Kabupaten Dairi.

Bupati Dairi, Eddy Berutu dalam sambutannya menyampaikan sampai saat ini, di Kabupaten Dairi yang sudah terdaftar menggunakan transaksi non tunai dengan menggunakan QRIS sebanyak 120 orang diantaranya 60 orang pedagang di pasar Sidikalang dan PD. pasar Kabupaten Dairi telah melakukan transaksi pembayaran iuran layanan pasar dengan menggunakan QRIS.

“Di pasar Sidikalang selain pedagang menggunakan QRIS, PD.pasar Kabupaten Dairi juga melakukan kerjasama dengan BRI dalam melayani pelanggan pasar untuk dapat melakukan belanja online melalui Web Pasar BRI, yaitu masyarakat (konsumen) melakukan pemesanan langsung dan pembayaran secara transfer melalui QRIS (non tunai) serta barang belanjaan diantar langsung kerumah pelanggan/pembeli melalui ojek kita,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan adanya aplikasi QRIS dan Web Pasar di pasar Sidikalang, diharapkan PD. Pasar Kabupaten Dairi dan BRI cabang Sidikalang untuk dapat selalu mengedukasi seluruh lapisan masyarakat agar beralih dari transaksi Tunai ke transaksi Non-Tunai khususnya di pasar-pasar Kabupaten Dairi. “Didalam situasi pandemi covid – 19 ini, mari manfaatkan aplikasi QRIS dan Web Pasar diantaranya melakukan transaksi tanpa melakukan tatap muka, tanpa kontak fisik, aman, cepat dan efisien,” tutur Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengucapkan terima kasih kepada masyarakat (konsumen) dan pedagang yang telah menggunakan transaksi Non-Tunai (QRIS) dan Web Pasar dengan harapan bagi masyarakat yang belum melakukannya dapat segera menyesuaikan untuk ikut menggunakan transaksi Non-Tunai, sebagai alternatif pembayaran kekinian mengikuti trend digital retail payment

Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sumut, Andi S Wijayana mengatakan QRIS adalah standar QR Code pembayaran untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Dikatakannya, Saat ini, dengan adanya QRIS seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara manapun baik Bank dan non Bank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.

“Dan patut diapresiasi, Pemkab Dairi menjadi kabupaten/ kota pertama di Sumut yang menerapkan transaksi non tunai di Pusat Pasar,” ujarnya.

Selanjutnya, Pimpinan Cabang BRI Sidikalang, Agung Prasetyo mengatakan dengan menggunakan aplikasi QRIS, Transaksi keuangan tentunya menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat memangkas waktu antrian.

Ia menerangkan, QRIS juga dapat diterima oleh seluruh e-wallet dari berbagai metode pembayaran dengan maksimal pembayaran Rp 2.000.000,- per transaksi.

“Selain itu, Penyedia aplikasi pembayaran dapat menetapkan batas nominal kumulatif harian dan/atau bulanan atas transaksi QRIS yang dilakukan oleh setiap pengguna QRIS, ditetapkan sesuai mitigasi risiko pengguna,” pungkas Agung.

Leave a reply