Tekan Covid-19, Dairi Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Hingga Pekan Depan

0
161

SIDIKALANG, DaiRIposToday.com – Sebagai upaya dalam menekan laju penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Dairi, pihak pemerintah setempat memberlakukan memberlakukan kembali kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Kebijakan ini diberlakukan selama dua pekan yakni per tanggal 20 April hingga tanggal 3 Mei 2021.

Kebijakan ini dituangkan dalam Instruksi Bupati Dairi Nomor 188.155/ 2369 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19.

“PPKM mikro harus kembali diterapkan untuk untuk menekan penyebaran Covid-19. Untuk menerapkan PPKM, para Camat harus melakukan sosialisasi dengan melibatkan tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujar Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu saat memimpin Rapat Koordinasi PPKM mikro yang digelar di ruang rapat Bupati, Senin (26/4/21).

Dalam rapat itu, Bupati Eddy Berutu menyampaikan dalam penerapan kebijakan ini diharapkan agar Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi mampu melakukan berbagai tindakan yang efektif guna menekan angka penyebaran Covid-19, termasuk melakukan pengawasan protokol kesehatan yang ketat, khususnya di tempat-tempat yang ramai dikunjungi oleh warga seperti pasar, tempat pesta, dan rumah ibadah.

“Mudah-mudahan pelaksanaan PPKM mikro ini bisa berjalan dengan lancar dan tentu saja bisa menekan angka penyebaran virus COVID-19 di Kabupaten Dairi, yang paling penting pada rapat kali ini adalah bagaimana meningkatkan koordinasi dan komunikasi serta sinergitas antar Satgas Kabupaten dengan Kecamatan dan perangkat tingkat desa kelurahan,” jelas Bupati Eddy Berutu.

Dalam rakor itu, Dandim 0206/ Dairi, Letkol (Arm) Adietya Yuni Nurtono SH menyampaikan pelaksanaan kebijakan PPKM mikro di wilayah Kabupaten Dairi diharapkan bisa dilakukan bersama-sama secara konsisten sehingga pelaksanaan operasional protokol kesehatan sapat sampai hingga ke tingkat desa dan kelurahan yang ada di wilayah Dairi.

“Penerapan kebijakan harus dapat terlaksana hingga ke desa, agar upaya yang kita lakukan dalam menekan angka penyebaran Covid-19 dapat maksimal,” kata Adietya.

Sekedar diketahui, dalam Instruksi Bupati Dairi Nomor: 188.155/2369 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 berbagai kebijakan akan diberlakukan selama masa pemberlakukan PPKM mikro di wilayah Dairi diantaranya bagi para pelaku usaha restoran, rumah makan/ minum membatasi jumlah pengunjung hanya 50% (lima puluh persen) dari kapasitas sebelumnya dan batas waktu operasional makan dan minum di tempat sampai dengan pukul 21.00 WIB sedangkan untuk layanan makanan melalui pesan antar/ dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional masing-masing usaha dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Selanjutnya mengizinkan kegiatan ibadah di tempat ibadah dengan dengan pembatasan kapasitas sebesar 50% (lima puluh persen) dari kapasitas sebelumnya dan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat. Mengizinkan kegiatan seni, sosial dan budaya yang dapat menimbulkan keramaian dengan pembatasan kapasitas sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas sebelumnya dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Leave a reply