Ketua Golkar Dairi Eddy Berutu Kutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar

0
712

SIDIKALANG, DaiRiposToday.com – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, pada Minggu (28/03/2021) pagi sekitar pukul 10.28 WITA, atau sesaat setelah ibadah Misa Minggu Palma.

Eddy Berutu menyampaikan aksi teror yang dilakukan oleh para pelaku adalah tindakan yang tidak beradab dan tidak berprikemanusiaan yang melukai seluruh bangsa Indonesia.

Menurut politikus Partai Golkar ini aksi bom bunuh diri yang dilancarkan oleh para pelaku tentu memiliki banyak motif dan tujuan, diantaranya mungkin untuk menyebar ketakutan di tengah masyarakat atau bahkan bertujuan untuk mengganggu persaudaraan dan keharmonisan umat.

“Untuk itu, kita jangan mudah terprovokasi atas tindakan teror yang terjadi di sekitar lokasi Gereja Katedral Makassar. Masyarakat harus tetap tenang. Kita serahkan penanganannya kepada petugas berwenang dan kepada tim gabungan anti teror yang saat ini terus bekerja untuk mengungkap motif kejahatan ini dan mengungkap para pelakunya,” ujar Eddy Berutu.

Ketua DPD TK. II Partai Golkar, Dr Eddy Keleng Ate Berutu yang juga menjabat sebagai Bupati Dairi di kesempatan yang sama juga meminta kepada segenap masyarakat agar turut bersama-sama menjadi ‘duta’ kamtibmas untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan dan tempat tinggal di sekitar wilayah masih-masing.

“Mari saling menjaga lingkungan kita masing-masing, jika ada aktivitas-aktivitas yang patut dicurigai di sekitar kita, koordinasikan dan laporkan ke petugas setempat,” pungkas Eddy Berutu.

Sebelumnya, sebagaimana yang dihimpun redaksi DaiRIposToday.com terjadi aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021 pagi. Aksi bom bunuh diri ini terekam langsung oleh kamera pemantau.

Di saat sejumlah mobil dan orang melintas, tiba-tiba bom meledak. Api disertai asap putih yang membumbung terlihat jelas.

Peristiwa bom bunuh diri ini diketahui terjadi sekitar pukul 10.28 WITA. Sejumlah kendaraan rusak dan terlihat serpihan lain di lokasi kejadian ledakan bom. Dari kejadian ini, dua orang yang diduga sebagai pelaku dinyatakan tewas dan ada sebanyak 14 orang warga setempat mengalami luka-luka.

Leave a reply